Aceh – Pemulihan konektivitas menjadi fokus utama kerja sama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya (Persero) dalam penanganan pascabencana di Provinsi Aceh. Berbagai ruas jalan, jembatan, dan akses vital ditangani untuk memastikan mobilitas warga kembali berjalan normal.
Di sejumlah wilayah seperti Gayo Lues, Kutacane, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang, Hutama Karya mengerahkan puluhan alat berat untuk menangani longsoran badan jalan, memperbaiki jembatan, serta membuat jalan akses baru. Pekerjaan juga mencakup pengalihan aliran sungai dan pembangunan tanggul di titik rawan banjir.
Selain infrastruktur transportasi, dukungan juga diberikan pada fasilitas publik, termasuk pembersihan akses menuju pesantren dan puskesmas, serta rehabilitasi instalasi air bersih untuk masyarakat terdampak.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara cermat dan adaptif, mengingat kondisi tanah dan aliran air yang dinamis pascabencana. Upaya ini diharapkan mampu mendukung pemulihan sosial dan ekonomi warga Aceh secara berkelanjutan.





