“HEBOH” Kronologi Terbongkarnya Aksi Sadis Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Jawa Tengah

oleh -285 Dilihat

Banjarnegara,Poskota.Online-id-PO (53) pria asal Sukabumi Jawa Barat ditemukan tewas pada Sabtu (1/4/2023) di Desa Balun Kecamatan Wanayasa Banjarnegara. Korban ditemukan dikubur di pinggiran hutan.
Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan, korban PO sempat menemui Slamet Tohari dukun pengganda uang di Desa Balun Kecamatan Wanayasa Banjarnegara bersama anaknya GE. Berikut kronologinya.

Juli 2022
PO menemui Slamet Tohari bersama anaknya GE. Mereka datang ke Banjarnegara pada Juli 2022 dengan menggunakan bus.

“Jadi pada Bulan Juli tahun lalu, korban bersama anaknya menemui pelaku di Desa Balun. Mereka datang bersama dengan naik bus,” ujar Hendri saat pers release di Mapolres Banjarnegara, Senin (3/4/2023).

Tersangka kasus dugaan pembunuhan bermodus penggandaan uang dihadirkan di aula Mapolres Banjarnegara, Senin (3/4/2023).
Tersangka kasus dugaan pembunuhan bermodus penggandaan uang dihadirkan di aula Mapolres Banjarnegara, Senin (3/4/2023).


Saat bertemu dukun pengganda uang, anak korban menunggu di luar. Sedangkan korban masuk ke dalam bersama pelaku.

” Saat itu yang masuk ruangan hanya korban bersama pelaku. Sedangkan anaknya nunggu di luar,” sambungnya.

Usai pertemuan tersebut, keduanya kembali pulang ke Sukabumi Jawa Barat.

20 Maret 2023
Beberapa bulan kemudian, korban kembali mendatangi dukun pengganda uang pada 20 Maret 2023 lalu. Kedatangan PO tidak lagi didampingi anaknya GE. PO datang sendiri ke rumah Slamet Tohari.

“Korban kembali menemui pelaku di Desa Balun Kecamatan Wanayasa. Tapi kali ini datang sendiri. Anaknya tidak ikut,” kata dia.

23 Maret 2023
Dua hari kemudian, pada tanggal 23 Maret 2023, korban sempat mengirim pesan kepada anaknya. Dalam pesan tersebut korban menyampaikan jika tengah di rumah pelaku. Korban juga meminta agar anaknya mencarinya bersama aparat jika dirinya sudah tidak bisa dihubungi.

“Nah pada tanggal 23 Maret, korban sempat komunikasi dengan anaknya. Menyampaikan kalau korban sedang di rumah pelaku. Dan pada esok harinya, korban sudah tidak bisa dihubungi,” jelasnya.

27 Maret 2023
Berbekal pesan yang disampaikan korban, GE anak korban kemudian melapor ke Polres Banjarnegara pada 27 Maret 2023. Dari hasil pengembangan, petugas menangkap Slamet Tohari.

“Dari keterangan pelaku, ternyata korban yang merupakan warga asal Sukabumi sudah tewas dan dikubur di lahan milik pelaku. Di perbukitan dekat hutan,” ungkapnya.

Team 77 /reed Poskota.Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.