instagram youtube

Sumpah Pemuda Dalam Lintasan Sejarah

Tuesday, 28 October 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan, Poskota.Online – Latar belakang diadakannya Sumpah Pemuda, berawal dari kesadaran para pemuda akan semangat persatuan dan kesatuan untuk bisa lepas dari belenggu penjajahan Belanda.

Awal abad ke-20, banyak organisasi pemuda lahir di berbagai daerah, seperti,
Budi Utomo (1908),
Tri Koro Dharmo (1915) yang kemudian menjadi Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, dan lain-lain.

Walau berdiri atas dasar kedaerahan, semuanya punya cita-cita sama: Kemerdekaan Bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menyatukan semangat tersebut, para pemuda mengadakan Kongres Pemuda I pada 30 April–2 Mei 1926 di Batavia (sekarang Jakarta), namun hasilnya belum konkret.

Dua tahun kemudian digelar kembali Kongres Pemuda II pada 27–28 Oktober 1928, di Jl. Kramat Raya Batavia (Jakarta) yang dipimpin oleh Sugondo Djojopuspito dari PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia).

Dalam kongres ini hadir tokoh-tokoh muda dari berbagai organisasi daerah dan tokoh penting seperti Muhammad Yamin, W.R. Supratman, Djoko Marsaid dan Ir. Soekarno.
Serta tokoh bangsa lainnya.

Di sinilah terjadi momen penting ketika
Wage Rudolf Supratman memperdengarkan lagu “Indonesia Raya” untuk pertama kali dengan biola. Dan sekaligus ditetapkan sebagai lagu Kebangsaan Indonesia.

Dari hasil Kongres Pemuda II tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

Isi dari Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928)

POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA

Kerapatan pemoeda-pemoeda Indonesia diadakan oleh perkoempoelan-perkoempoelan pemoeda Indonesia jang berdasarkan kebangsaan dengan namanja Jong Java, Jong Soematra (Pemoeda Soematra), Pemoeda Indonesia. Sekar Roekoen, Jong Islamieten, Jong Bataksbond. Jong Celebes. Pemoeda Kaoem Betawi dan Perhimpoenan Pelajar Indonesia.

Memboeka rapat pada tanggal 27 dan 28 Oktober tahoen 1928 dinegeri Djakarta:

Sesoedahnja mendengar pidato-pidato pembitjaraan jang diadakan didalam kerapatan tadi.

baca juga  Mengenang Sejarah TNI, Pilar Pertahanan Bangsa

Sesoedahnja menimbang segala isi-isi pidato-pidato dan pembitjaraan ini.

Kerapatan laloe mengambil kepoetoesan:

Pertama: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE TANAH INDONESIA

Kedoea: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BER-BANGSA JANG SATOE BANGSA INDONESIA

Ketiga: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN BAHASA INDONESIA

Setelah mendengar poetoesan ini, kerapatan mengeloearkan kejakinan azas ini wadjib dipakai oleh segala perkoempoelan kebangsaan Indonesia.

Mengeloearkan kejakinan persatoean Indonesia diperkoeat dengan memperhatikan dasar persatoeannja:

KEMAOEAN

SEDJARAH

BAHASA

HOEKOEM ADAT

PENDIDIKAN DAN KEPANDOEAN

dan mengeloearkan pengharapan, soepaja poetoesan ini disiarkan dalam segala soerat kabar dan dibatjakan dimoeka rapat perkoempoelan-perkoempoelan kita.

Arti dan Makna Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda mempunyai makna yang penting bagi perjuangan dan pergerakan bangsa Indonesia.

Sumpah Pemuda menegaskan persatuan bangsa di atas perbedaan suku, agama, dan daerah.
Inilah tonggak utama lahirnya rasa nasionalisme Indonesia yang kemudian menjadi dasar perjuangan menuju Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Sumpah Pemuda bukan hanya janji di atas kertas, melainkan hasil kesadaran kolektif generasi muda yang berani menolak sekat-sekat kedaerahan. Mereka sadar, tanpa persatuan, kemerdekaan hanyalah mimpi.
(Wirawan)

Facebook Comments Box

Penulis : Wirawan

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

SDN 01 Widuri Manfaatkan Film Edukasi untuk Bangun Karakter dan Kebersamaan Siswa
Teknisi Telkom Akses Keluhkan Raibnya Bonus Tahunan
PMI Hadirkan Fun Game dan Relaksasi Psikologis untuk Pengungsi Longsor Situkung
Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse Resmi Diluncurkan: Masyarakat Kini Bisa Mengadu Lebih Cepat, Mudah, dan Terintegrasi
Konser Akbar Naragigs 2025; DEWA 19 Feat MARCELLO VIRZHA Siap Getarkan Brebes
Kapolres Pematangsiantar Hadiri Harganas ke-3 Tahun 2025
Ribuan Warga Mengungsi, Pansus Papua Tengah Minta Pemerintah Daerah Lebih Serius Berikan Perlindungan
Hutama Karya Mulai Rehabilitasi Dua Gedung DPRD di Sulsel

Berita Terkait

Saturday, 13 December 2025 - 12:40 WIB

SDN 01 Widuri Manfaatkan Film Edukasi untuk Bangun Karakter dan Kebersamaan Siswa

Saturday, 13 December 2025 - 11:30 WIB

Teknisi Telkom Akses Keluhkan Raibnya Bonus Tahunan

Saturday, 13 December 2025 - 11:12 WIB

PMI Hadirkan Fun Game dan Relaksasi Psikologis untuk Pengungsi Longsor Situkung

Friday, 12 December 2025 - 17:28 WIB

Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse Resmi Diluncurkan: Masyarakat Kini Bisa Mengadu Lebih Cepat, Mudah, dan Terintegrasi

Friday, 12 December 2025 - 17:11 WIB

Konser Akbar Naragigs 2025; DEWA 19 Feat MARCELLO VIRZHA Siap Getarkan Brebes

Berita Terbaru

Berita

Teknisi Telkom Akses Keluhkan Raibnya Bonus Tahunan

Saturday, 13 Dec 2025 - 11:30 WIB

Oplus_131072

Politik

Meriah, Pangdam XII/Tpr Buka Grand Final Tanjungpura Idol 2025

Saturday, 13 Dec 2025 - 09:51 WIB