Turnamen Silat Kembalikan Budaya & Kearifan lokal

oleh -439 Dilihat

Tangerang,Poskota.online – Pasca pandemi covid 19, sebagian besar anak anak usia sekolah terkendala dalam menyalurkan bakat dan minatnya terlebih olahraga.

Kondisi tersebut tentunya dikhawatirkan dapat menghambat lahir dan tumbuhnya atlit atlit potensial dari kota Tangerang dimasa mendatang.

Hal itu diungkapkan H. Jazuli Abdillah Anggota DPRD Provinsi Banten usai menghadiri kegiatan Kejurnas Pencak Silat Puma Open 3 yang dipusatkan di Gelanggang Olahraga Dimyati kamis, (29/12/2022).

Dia mengaku, mengapresiasi kegiatan tersebut pasalnya kerjunas Open Puma 3 dapat menjadi wadah bagi para anak anak usia sekolah menyalurkan bakatnya.

“Inikan banyak melibatkan padepokan silat, sekolah sekolah jadi ini harus mendapatkan apresiasi,” jelas Jazuli kepada Wartawan.

Selain itu, kegiatan itu juga diharapkan dapat menjadi penawar kegandrungan anak anak usia akan gadget pasca Covid 19 yang sudah semakin mengkhawatirkan.

“Youtube, medsos inikan luar biasa, nah kegiatan kejurnas ini menjadi alternatif pencegah,” ungkap dia.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi budaya yang dapat menjadi pilihan dan kebanggan khususnya bagi para pemuda generasi penerus bangsa.

“Yang terpenting itu pembinaan kesehariannya, ya makanya saya menghimbau kepada banyak pihak diantaranya sekolah, dinas pendidikan untuk ikut berkolaborasi membantu menjadikan kegiatan ini sebagai pilihan atau alternatif bagi para pelajar,” ungkap Jazuli yang belum lama ini menerima penghargaan sebagai dewan paling responsif.

Terlebih, anak anak usia sekolah disaat ini sudah mulai meninggalkan apa yang telah menjadi budaya dan kearifan lokal yang membentuk masyarkat berakhlaqul karimah.

“Sekarang anak anak udah jarang ngaji, dan orangtua kebanyakan tidak tau mereka main apa, nah kegiatan ini kan jelas jika memang nantinya dapat dijadikan kegiatan ekstra kulikuler disekolah sehingga nanti mengembalikan budaya dan kearifan lokal yang saat ini mulai ditinggalkan,” jelas dia. (cenks/Aries)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.